![]() |
Sumber : Media Indonesia, 15 Desember 2013 |
Pementasan Ranah Teater ini menyajikan diaroam kisah sepasang remaja yang dilanda asmara tapi terkepung dalam kemelut Perang Paderi, perselisihan kaum adat dan kaum agama berujung pada intervensi Belanda di periode 1821 - 1837.
Menurut Sutradara S Metron M, Dua Senja adalah lakon yang memberi proses pemaknaan dari gabungan narasi besar pesakitan panjang sejarah Minangkabau dalam Perang Paderi.